4 Penyebab Motor Berbunyi Krotok

Sepeda motor adalah sebuah kendaraan yang umum digunakan oleh masyarakat,sepeda motor sangat di butuhkan oleh banyak orang yang di mana sepeda motor berguna untuk berjalan jauh apalagi buat orang yang bekerja jauh dari tempat tinggalnya.

Tetapi sepeda motor juga butuh perawatan karena sepeda motor juga bisa rusak yang disebabkan seringnya pemakaian,umumnya sepeda motor sering mengeluarkan bunyi klotok atau kasar yang sangat mengganggu ketika kita mengendarai sepeda motor.

Di sini saya akan menjelaskan penyebab kenapa sepeda motor bisa mengeluarkan bunyi klotok pada saat di kendarai?

Penyebab Mesin sepeda Motor Bunyi Klotok

1. Tensioner melemah

Tensioner adalah suatu komponen yang berfungsi untuk menegangkan rantai timming. rantai timming juga bisa disebut sebagai rantai keteng komponen yang berfungsi untuk menghubungkan putaran crankshaft dan camshaft.

Ranrai timming berfungsi untuk menghubungkan mekanisme katup pada mesin agar bisa bekerja sesuai interval putaran mesin.

Tetapu rantai jyga bisa molor saat terkena panas. Sementara letak rantai timming ini ada disamping blok mesin yang mana menjadi komponen dengan suhu paling panas.

Sehingga, mengakibatkan rantai timming molor saat mesin digeber dalam waktu lama . tensioner berfungsi untuk mengatasi masalah rantai molor tersebut. Cara kerja tensioner ialah dengan memanfaatkan pegas yang mendorong rantai ke arah dalam.

Kalau pegasnya lemah, maka akan percuma saja karena Rantai yang molor tidak dapat di tegangkan, sehingga bisa timbul bunyi krotok di dalam mesin.

2. Rantai timming kendor

Selain penyebab tensioner, rantai timming yang sudah terlalu kendor juga bisa menjadi pengebabnya. Seperti yang telah disampaikan diatas, saat ketegangan rantai melemah maka pegas pada tensioner akan menekan rantai hingga kembali tegang. Namun daya dorong pegas tersebut juga memiliki batas jangkauan tertentu.

Kalau tensioner sudah mendorong rantai hingga mencapai batas jangkaunya,tetapi rantai masih juga kendor maka itu disebabkan karena rantai timming yang sudah molor secara permanen dan harus diganti.

Masalah ini dapat  disebabkan karena rantai yang berbahan logam akan mengalami pemuaian apabila terus menerus terkena panas. Sehingga, akan ada satu titik dimana rantai akan molor hingga tak bisa kembali normal lagi. Dalam masalah ini  langkah yang bisa anda ambil untuk perbaikan  adalah mengganti rantai timming.

3. Celah katup terlalu lebar

Celah katup adalah sebuah komponen yang telah ditentukan jaraknya antara rocker arm dengan batang katup. Celah katup ini ialah sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pemuaian batang katup. Batang katup serta semua komponen yang berkaitan dengan katup mesin itu berbahan logam, karena  pemuaian akan sangat berpotensi terjadi.

Ketika batang katup sudah memuai, maka panjang pada batang katup akan semakin panjang. pemanjangan batang katup ini akan mendorong katup terbuka meski posisi aslinya tertutup, hasilnya kompresi akan  bocor.Sehingga dapat disimpulkan celah katup itu berfungsi mencegah terjadinya bocor kompresi ketika suhu mesin panas.

karena adanya celah ini dapat menimbulkan suara ketukan antara batang katup dengan rocker arm akan timbul.Apabila celah katup terlalu lebar, otomatis suara ketukan yang dihasilkan juga semakin keras. Akibatnya akan terdengar suara seperti "krotok krotok" secara berkala pada mesin.

Jadi solusinya adalah anda hanya perlu melakukan penyetelan ulang celah katup menggunakan shim atau fuler.

4. Poros nok oblak

Camshaft adalah suatu komponen atau poros yang memiliki tonjolan untuk menekan rocker arm agar katup bisa terbuka.

poros nok terletak didalam kepala silinder dengan bantalan gesek (bukan bantalan roller). Apabila digunakan secara terus menerus, maka gesekan antara bearing dan poros nok akan menggerus permukaan poros nok sedikit demi sedikit yang menyebabkan terjadinya kehausan poros nok.

Poros nok yang sudah menggerus. Pertama keausan ini akan membuat diameter poros nok yang menyentuh bearing semakin kecil sehingga apabila camshaft digoyangkan akan terasa oblak.

Camshaft akan menekan katup yang memiliki pegas cukup kuat yang menyebabkan oblak pada poros nok akan mengeluarkan suara "klotok klotok".yaitu suara yang sangat mengganggu bagi pengendara. bunyinya hampir sama dengan bunyi celah katup yang terlalu lebar juga timming chain kendor.

Cara mengetahui anda harus mengecek apakah camshaft normal atau tidak, kamu perlu membuka bagian cover head cylinder lalu goyangkan camshaft menggunakan tangan ke bagian atas bawah sesuaikan dengan arah gerakan piston.

Kalau sudah terasa oblak walau sedikit saja itu tandanya camshaft mengalami keausan. Maka segeralah ganti untuk menghilangkan bunyi "klotok krotok"itu.

Sekianlah penjelasan yang saya sampaikan di blok ini apa masalah sepeda motor yang menyebabkan bunyi"krotok krotok"semoga bermanfaat sekian terimakasih.

Belum ada Komentar untuk "4 Penyebab Motor Berbunyi Krotok"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel